Telehealth Indonesia

Kesehatan milik seluruh rakyat Indonesia

Cara Mengatasi Keracunan Makanan
December 7, 2017 |
Share

Halo Sobat Sehat! Apakah setelah makan kamu tiba-tiba mual, muntah, sakit perut dan merasa tidak nyaman hingga diare? Atau kamu pernah merasa pusing setelah menyantap makanan atau minuman yang seharusnya membuat kamu merasa segar dan kenyang? Bisa jadi Sobat Sehat keracunan makanan nih.

Keracunan makanan dapat terjadi kapanpun, bisa karena disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau racun yang tidak sengaja kamu konsumsi. Lalu, apa yang dapat Sobat Sehat lakukan untuk mengatasi keracunan yang dialami diri sendiri atau orang sekitar? Mari kita lakukan dengan cara sederhana ini.

  1. Kendalikan mual dan muntah dengan makan makanan netral, seperti pisang ataupun roti gandum. Hal ini diperlukan agar rasa mual dan ingin muntahmu dapat teratasi segera, sehingga kamu bisa nyaman dan tidak kehilangan banyak cairan tubuh. Kalo muntah belum teratasi, cairan tubuh kamu bisa terbuang sia-sia dan kamu akan mudah lemas, sehingga sulit dalam beraktivitas bahkan duduk sekalipun.
  2. Minum air putih sebagai bentuk pencegahan dehidrasi, terutama jika kamu sudah muntah. Air putih maupun oralit dapat dijadikan pilihan karena jika kamu mual dan muntah sebaiknya tidak mengkonsumsi terlalu banyak minuman berperisa karena dapat menimbulkan efek lain di lambungmu, Sobat Sehat. Konsumsi air kelapa, air jahe, maupun susu steril juga diperbolehkan selama kamu tidak memiliki masalah selama mengkonsumsi ketiga jenis minuman itu sebelumnya.
  3. Jaga suhu tubuh, biasanya orang yang keracunan suhu tubuhnya meningkat dan merasa seperti sedang demam. Sebaiknya banyak minum air putih dan hindari terpapar suhu yang terlalu ekstrim seperti dibawah sinar matahari, pendingin ruangan, atau kipas angin. Selain itu, berikan ruang yang cukup untuk korban keracunan agar oksigen dan udara segar dapat dihirup dan mempercepat proses penyembuhan.
  4. Bawalah korban atau minta teman untuk mengantarkanmu ke instalasi/ unit Gawat Darurat terdekat, sebaiknya IGD atau UGD Rumah Sakit agar memiliki peralatan yang lengkap dan penanganan segera.
  5. Tahan dulu dirimu untuk makan gorengan, makanan pedas, asam, dan manis hingga perutmu kembali netral dan bekerja dengan semestinya. Orang yang keracunan atau selepas mual dan muntah biasanya merasa lapar, maka sebaiknya diberi makanan lunak yang tidak mengganggu lambung maupun saluran pencernaan seperti bubur, roti, pisang, sup, dan sebagainya. Gorengan dan makanan pedas serta asam dapat menimbulkan mual pada lambungmu yang belum pulih, dan makanan manis yang berlebih dapat meningkatkan gula darahmu secara tidak terkontrol.
  6. Ingat kembali apa yang telah kamu makan sebelumnya, identifikasi mengapa dapat membuat Sobat Sehat mengalami keracunan. Apakah ikan mentah, susu yang telah basi, makanan siap saji, makanan kaleng, telur mentah, seafood, sate yang belum matang, ataupun makanan dan minuman lain yang terakhir kali dimakan. Kemungkinan besar itulah penyebab Sobat Sehat mengalami mual muntah yang tidak diharapkan dan keracunan, sehingga harus lebih berhati-hati di kemudian hari jika ingin kembali makan makanan serupa.

Begitulah Sobat Sehat untuk menangani keracunan makanan yang dapat kita lakukan secara mandiri. Untuk mencegahnya, lebih berhati-hati dalam membeli atau mengkonsumsi apapun yang akan dimakan ya! Cek terlebih dahulu tanggal kadaluarsa, kapan bahan makanan dimasak, apa bahan baku yang digunakan, dan cara pengolahan makanannya.

 

Referensi

Ministry of Health. (2011). Management of poisoning. College Road: Singapore.

The Royal Children’s Hospital Melbourne. (2017). Poisoning: guidelines for initial management, clinical practice guidelines. Diperoleh dari https://www.rch.org.au/clinicalguide/guideline_index/Poisoning__Guidelines_For_Initial_Management/

Artikel Terbaru