Telehealth Indonesia

Kesehatan milik seluruh rakyat Indonesia

Sesak Napas Akibat Asma
October 17, 2017 |
Share

Halo Sobat Sehat!

Pernah mendengar istilah Asma?

Asma adalah kondisi dimana seseorang menjadi sulit bernapas dikarenakan saluran napas yang menjadi tempat keluar dan masuknya udara mengalami pembengkakan dan penyempitan, menyebabkan udara menjadi terjebak di paru-paru. Asma sering disebut masyarakat dengan “bengek” dikarenakan suara napas “mengik” yang terdengar.

Ada banyak penyebab asma menjadi kambuh, diantaranya :

  • Debu

  • Asap rokok, asap kendaraan, asap tungku/jelaga

  • Cemas dan khawatir

  • Bulu hewan

  • Flu

  • Tungau

  • Olahraga

  • Makanan, contoh : kacang-kacangan, ragi, ikan, dan telur

  • Cuaca yang buruk seperti badai

  • Obat-obatan tertentu, seperti aspirin dan ibuprofen

Tetapi, setiap penderita asma memiliki penyebab kambuh yang berbeda ya Sobat Sehat!

Selain itu, setiap orang bisa saja hanya memiliki satu agen penyebab kambuh atau bisa juga lebih!

Asma bisa menjadi sangat berbahaya, namun jika kita bertindak tepat, kita dapat mengurangi bahaya yang mungkin terjadi.

 

 

Kenali tanda-tanda kambuhnya asma

  • Napas menjadi cepat hingga lebih dari 20x/menit (napas normal adalah 12-20x/menit)

  • Seseorang mengalami kesulitan bernapas (terkesiap/megap-megap)

  • Sulit berbicara

  • Warna bibir atau jari berubah menjadi kebiruan

  • Suara napas berbunyi “ngik..”

Lalu bagaimana kita dapat menolong orang yang asmanya sedang kambuh?

  1. Bantu penderita asma duduk dengan posisi tegak dan tangan diatas meja

    1. Penolong jangan panik

    2. Penolong jangan sampai meninggalkan penderita sendirian

  2. Jika hanya ada kursi, gunakan kursi bersandar dengan posisi duduk penderita menghadap sandaran dan tangan diletakkan diatas sandaran. Hal ini dimaksudkan agar dada lebih mudah dikembangkan saat menghirup napas

  3. Berikan inhaler (alat bantu napas) yang dimiliki penderita. Lakukan hal ini :

    1. Kocok Inhaler

    2. Letakkan bagian mulut inhaler ke mulut penderita (antara gigi atas dan gigi bawah, jangan digigit)

    3. Pastikan bibir dan mulut penderita tertutup rapat

    4. Semprotkan 1 kali inhaler

    5. Tanpa melepas inhaler minta penderita menghirup napas dalam 4x.

    6. Lepaskan inhaler

    7. Ulangi urutan hingga 4 kali semprotan (Ingat urutannya! 1x Kocok – 1x Semprot – 4x hirup)

  4. Tunggu hingga 4 menit, jika tidak ada perubahan ulangi pemberian inhaler hingga 4x semprotan

  5. Jika tidak ada perbaikan PANGGIL AMBULAN, dan tetap lakukan pemberian inhaler 4x semprotan dengan jarak waktu 4 menit sampai petugas kesehatan datang.

 

REFERENSI

Asthma Australia. (2016). Asthma First Aid retrieved from https://www.asthmaaustralia.org.au/ArticleDocuments/1073/AAFADL2016%20First%20Aid%20Flyer%20DL.pdf.aspx

Victoria Minister For Health. (2017). Asthma emergency first aid. retrieved from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/asthma-emergency-first-aid?viewAsPdf=true

British Red Cross. (2016). First Aid Manual - revised 10th edition. London : St. John Ambulance

 

Artikel Terbaru