Telehealth Indonesia

Kesehatan milik seluruh rakyat Indonesia

Teriris dan Berdarah? Bagaimana cara mengatasinya?
October 17, 2017 |
Share

Halo sobat sehat! Pernah mengalami perdarahan akibat tidak sengaja teriris pisau,silet atau benda tajam lainnya? Wah, bahaya atau tidak ya teriris hingga berdarah seperti itu?

Teriris mengakibatkan perdarahan karena ia telah mengenai pembuluh darah.  Hal tersebut dapat dilihat dari ciri-ciri darah yang keluar. Jika darah yang keluar mengucur sangat deras dan banyak, maka dapat dipastikan luka telah mengenai pembuluh darah arteri, jika darah yang keluar hanya mengalir lambat, maka luka tersebut hanya mengenai pembuluh darah vena. Adapun luka ringan yang biasa kita sebut dengan “lecet” adalah luka yang hanya mengenai pembuluh darah kapiler. Namun, darimanapun penyebab perdarahan yang terjadi, penting untuk menghentikan perdarahan tersebut agar tidak terjadi infeksi dan kehilangan banyak darah.

Tetapi, luka akibat teriris tersebut membutuhkan penanganan yang berbeda ya sobat!

Kira-kira bagaimana penanganannya?

 

Pertolongan pertama saat teriris menghasilkan luka sedikit, tidak dalam,  dan perdarahan tidak banyak :

  • Bersihkan luka dengan air mengalir

  • Keringkan dengan kassa

  • Tutup luka dengan pembalut luka atau kassa bersih

  • Disarankan untuk tidak memberikan cairan antiseptic yang mengandung hidrogen peroksida atau yodium karena dapat merusak jaringan kulit (Contoh : Betadine)

Pertolongan pertama saat teriris menghasilkan perdarahan yang hebat :

  • Gunakan kain atau kassa bersih jika ada untuk menekan perdarahan.

  • Penekanan dilakukan 5-10 menit.

  • Posisikan luka lebih tinggi dari jantung (contoh : jika luka di jemari tangan atau lengan maka tangan anda dapat diangkat keatas).

  • Tutup luka dengan membalutkan kassa kering.

  • Kunjungi tenaga kesehatan jika perdarahan tidak juga berhenti.

 

Apakah setelah kita melakukan hal diatas, maka kita sudah pasti terhindar dari infeksi? Tentu saja tidak sobat sehat! Perawatan terhadap luka juga diperlukan. Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan agar luka terhindar dari infeksi :

  • Setelah melakukan penanganan seperti diatas, jaga luka agar tetap kering dan bersih. Jangan terkena air hingga 24 jam

  • Jika pembalut luka atau penutup luka basah, ganti dengan pembalut luka yang kering dan bersih

 

Lalu bagaimana cara mengetahui apakah luka mengalami infeksi? Perhatikan hal ini ya sobat sehat!

Luka yang mengalami infeksi akan memiliki tanda-tanda :

  • Nyeri yang terus bertambah

  • Kemerahan, bengkak dan hangat yang menyebar hingga ke bagian yang tidak terluka

  • Adanya nanah atau cairan disekitar luka

  • Adanya benjolan lunak di ketiak yang menandakan sistem kekebalan tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi

  • Suhu tubuh mencapai 38 derajat Celsius untuk anak-anak dan lebih dari 37,5 derajat Celsius untuk orang dewasa

  • Luka tidak kunjung sembuh hingga lebih dari 5 hari

 

Wah Sobat Sehat! Sekarang sudah tahu kan apa yang harus dilakukan apabila teriris benda tajam? Semoga bermanfaat ya!

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Victorian Minister For Health. (2017). Skin Cuts and Abrasions retrieved from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/skin-cuts-and-abrasions?viewAsPdf=true

Victorian Government Melbourne. (2010). Care of open wounds, cuts, and grazes retrieved from http://www.health.vic.gov.au/edfactsheets/downloads/care-of-open-wounds-cuts-and-grazes.pdf

Artikel Terbaru