Telehealth Indonesia

Kesehatan milik seluruh rakyat Indonesia

Tersedak
October 17, 2017 |
Share

Kamu Tersedak? Yuk simak informasi penting berikut

Pernahkan Sobat Sehat mengalami tersedak ketika sedang makan? Hmm bagaimana ya cara mengatasinya? Yuk simak informasi penting tentang penanganan tersedak di bawah ini.

Tersedak dapat terjadi ketika jalan nafas tersumbat oleh benda asing (misalnya, sepotong makanan atau mainan kecil pada anak-anak) dengan pembengkakan di mulut atau tenggorokan atau cairan seperti muntah atau darah. Makanan yang seharusnya masuk ke saluran pencernaan justru masuk ke jalan nafas akibat beberapa sebab.

Setiap kondisi yang mempengaruh kemampuan seseorang untuk mengunyah dan/atau menelan dapat meningkatkan kemungkinan tersedak, seperi masalah gigi atau pemasangan gigi palsu yang tidak pas sehinnga mempengatuhi seseorang untuk mengunyah. Selain itu, penyebab utama tersedak seperti:

  • Menelan makanan dalam jumlah yang besar
  • Makan saat berbicara, tertawa, berjalan atau berlari
  • Makan terlalu cepat

Tersedak dibagi menjadi dua jenis berdasarkan besar sumbatannya yakni tersedak sebagian dan tersedak total.

Pertama, tersedak sebagian terjadi ketika jalan nafas terhalangi sebagian namun masih dapat bernafas walaupun terasa sulit. Orang yang tersedak sebagian bisa diatasi dengan melakukan batuk. Batuk yang kuat biasanya dapat menghilangkan penyumbatan di jalur nafas. Tanda khas saat tersedak sebagian seperti:

  • Pandangan panik dengan mata terbuka lebar
  • Batuk berat atau lemah
  • Satu atau kedua tangan mencengkram tenggorokan

Nah, berikut cara mengatasi orang yang tersedak sebagian, perhatikan yaa, Sobat Sehat.

  • Jika orang tersebut bisa berbicara dan batuk, dorong dia untuk batuk dengan paksa dan jangan menganggunya. Dengan batuk yang kuat mungkin dapat membersihkan sumbatan pada jalan nafasnya
  • Dorong dan bantu orang tersebut untuk duduk tegak
  • Terus pantau kondisi orang tersebut hingga sumbatan benar-benar hilang
  • Jika kondisi memburuk segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat

Wah mudah yaa, cukup batuk dengan kuat, duduk dengan tegak dan pantau kondisinya dapat mengatasi tersedak sebagian ini.

Jenis tersedak yang kedua adalah tersedak total, terjadi saat jalan nafas benar-benar terhambat seluruhnya. Orang yang mengalami tersedak total ini tidak dapat bernafas dan dapat mengancam jiwa sehingga butuh pertolongan pertama segera untuk membuka jalan nafasnya kembali. Waah ini sangat bahaya ya, Sobat Sehat. Yuk simak tanda khas tersedak total berikut.

  • Tidak mampu berbicara, batuk atau bernafas
  • Suara berderit bernada tinggi
  • Kulit menjadi merah bahkan kebiruan atau pucat dari biasanya
  • Pandangan panik dengan mata terbuka lebar
  • Satu atau dua tangan mencengkram tenggorokan

Cara mengatasi tersedak total ini dapat dilakukan dengan berbagai Teknik. Yuk simak satu per satu Sobat Sehat.

Cobalah untuk mengeluarkan sumbatan pada jalur nafas dengan pilihan 3 Teknik berikut, yakni:

  1. Pukulan balik (Back Blows)

Pukulan balik dilakukan dengan cara:

  • Berdiri di belakang korban (atau berlutut, jika penolong lebih tinggi) dan membungkus satu tangan secara diagonal di dada korban
  • Tekuk tubuh korban ke depan sampai jalan nafas atas setidaknya sejajar dengan tanah
  • Berikan pukulan balik ke arah depan sampai 5 kali di belakang tulang belikat korban dengan menggunakan tumit tangan penolong

Teknik pukulan balik

  1. Dorongan Perut

Dorongan perut dilakukan dengan cara:

  • Berdiri di belakang korban dan pastikan sikap penolong stabil. Penolong dapat dalam posisi berlutut, jika penolong lebih tinggi
  • Letakkan satu tangan penolong di pinggang orang tersebut, buat kepalan tangan dan letakkan di atas pusar korban
  • Tutup kepalan tangan penolongan dengan tangan penolong yang lain dan berikan dorongan sampai 5 kali secara cepat ke dalam dan ke atas perut korban.

Teknik dorongan perut

  1. Dorongan Dada

Teknik dorongan dada dapat dilakukan dengan cara:

  • Berdiri di belakang korban (atau berlutut, jika penolong lebih tinggi) dan letakkan kedua tangan penolong di sekitar dada korban, tepat di bawah ketiak
  • Buat kepalan tangan dan letakkan di tengan dada korban dengan ibu jari menghadap ke dalam serta letakkan tangan penolong yang lain di atas kepalan tangan penolong yang lain
  • Berikan sampai 5 kali dorongan dada dengan menarik lurus ke arah penolong. Jika dorongan tersebut tidak efektif tariklah lebih tajam dan dalam

Teknik dorongan dada

Tersedak dapat menimpa siapa saja baik pada anak-anak, wanita hamil bahkan saat tidak ada orang yang dapat menolong Anda. Berikut dijabarkan cara menanganinya.

Cara mengatasi tersedak pada wanita hamil

  • Jika penolong tidak dapat menjangkau perut korban yang sedang hamil secara keseluruhan, ganti dengan antara 5 pukulan balik dan 5 dorongan dada
  • Lakukan terus menerus sampai benda yang menyumbat keluar, korban mulai bernafas atau batuk, atau korban menjadi tidak responsive

Cara mengatasi tersedak pada anak usia 1-3 tahun

  • Jika anak cukup pendek, berlututlah di lantai dengan satu lutut terangkat
  • Lakukan 5 pukulan balik dengan anak bersandar di kaki penolong yang terangkat, bergantian dengan 5 dorongan dada atau 5 dorongan perut
  • Lakukan terus sampai benda yang menyumbat keluar, anak mulai bernafas atau batuk, atau anak menjadi tidak responsive

Cara mengatasi tersedak saat sedang sendiri

  • Hubungi fasilitas kesehatan terdekat dan tinggalkan dari kaitannya. Ini akan memudahkan petugas operator untuk mengirim bantuan
  • Jika ada orang di sekitar, pindah ke tempat dimana korban bisa diperhatikan
  • Mencoba untuk menghilangkan sumbatan dengan melakukan dorongan perut terhadap benda yang aman tanpa ujung atau sudut yang tajam seperti sandaran kursi atau tepi meja

 

Bagaimana jika yang tersedak adalah bayi di bawah 12 bulan?

Sobat Sehat dapat melakukan hal-hal berikut.

  • Teriak minta tolong
  • Jika bayi mengeluarkan suara bernada tinggi, mengi, dan tidak bisa lagi membuat suara atau terlalu lemah untuk batuk, minta seseorang untuk menghubungan fasilitas kesehatan terdekat
  • Jika penolong seorang diri, segera mulai perawatan tersedak total. Berteriak minta tolong untuk menarik perhatian
  • Duduk atau berlutut sambil memegangi bayi
  • Posisikan bayi menghadap ke bawah di atas lengan bawah penolong, pegang rahangnya di tangan penolong
  • Istirahatkan lengan bawah kaki penolong agar kepala bayi lebih rendah dari badannya
  • Beriakan 5 pukulan balik di atara tulang belikat dengan tumit tangan bebas penolong.

 

  • Jika benda yang menyumbat belum keluar, hadapkan wajah bayi ke atas dan pastikan penolong memegang kepala bayi dengan aman

 

  • Letakkan 2 jari di bagian tengan dada tepat di bawah garis putting susu dan berikan 5 kali dorongan dada dengan cepat, dorong 1/3 dari kedalaman dada
  • Ulangi 5 pukulan balik dan 5 dorongan dada sampai bayi batuk, bayi mulai menangis atau bayi menjadi tidak responsif

 

 

Setiap orang yang mengalami tersedak total harus selalu mencari pertolongan medis walaupun benda yang mengalami tersebut sudah berhasil keluar. 3 teknis mengatasi tersedak di atas mungkin dapat menyebabkan dampak kerusakan lain selain kerusakan akibat tersedak itu sendiri. Jadi tetap hubungi fasilitas kesehatan terdekat ya, Sobat Sehat.

Eitss ternyata tersedak dapat dicegah lho. Yuk simak cara mencegah dari tersedak berikut ini.

Pada orang dewasa, pencegahan tersedak dapat dilakukan dengan cara:

  • Mengunyah makanan sebelum menelan
  • Makan dengan tenang dan perlahan
  • Mengindari berbicara, tertawa, berjalan, dan aktivitas lainnya saat mengunyah makanan

Pada anak dan bayi, pencegahan tersedak dapat dilakukan dengan cara:

  • Saat bayi mulai makan makanan padat, mulailah dengan makanan yang dilembutkan dengan cara diblender, dilumat atau disaring
  • Selalu awasi anak dan bayi saat mereka sedang makan
  • Ajarkan anak untuk makan dengan tenang, mengunyah dengan benar dan jangan berbicara saat makan
  • Ajarkan anak untuk duduk saat makan
  • Jauhkan benda-benda asing yang kemungkinan dapat termakan oleh bayi atau anak-anak.

Referensi

Canadian Red Cross. (2017). Comprehensive guide for first aid & CPR. Canada: Canadian Red Cross Society.

 

 

 

 

 

 

Artikel Terbaru