Telehealth Indonesia

Kesehatan milik seluruh rakyat Indonesia

Tetap Sehat dan Bugar selama Puasa di Bulan Ramadhan
May 16, 2018 |
Share

Bulan Ramadhan, merupakan bulan yang suci bagi Muslim dengan menjalankan ibadah puasa mulai dari shubuh hingga magrib selama sebulan penuh. Para Muslim hanya diperbolehkan mengkonsumi makanan maupun minuman diluar jam puasa. Puasa dapat memberikan berbagai macam manfaat, yakni bagi spiritual, emosional, maupun kesehatan. Selama berpuasa, kamu dapat kesempatan untuk membuang kebiasaan buruk dan meningkatkan kesehatan secara holistik (bio-psiko-sosio-kultural-spiritual). Kamu dapat melakukan berbagai tips berikut untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kamu.

Pertama, tetap lakukan latihan atau olahraga namun tidak berlebihan. Kamu dapat melakukan olahraga ringan seperti berjalan, berenang singkat, yoga, dan aerobik Namun, kamu harus mengetahui waktu yang tepat agar tubuh kamu tetap terhidrasi dengan baik. Waktu yang tempat untuk latihan atau berolahraga ialah 1 (satu) jam sebelum terbenamnya matahari. Apabila kamu berolahraga dekat dengan waktu berbuka puasa, kamu dapat segera terhidrasi setelah berpuka puasa agar tubuh kamu tetap terhidrasi dengan baik dan tidak kekurangan energi.

Kedua, tidak perlu batasi aktifitasmu ataupun kardio berlebihan. Kamu cukup lakukan aktifitas rutin mu secara normal. Menjaga tubuh tetap aktif selama berpuasa merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan. Kegiatan tersebut dapat menurunkan resiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes serta juga dapat menjaga kemampuan kognitif dan meningkatkan mood.

Ketiga, berikan tubuhmu waktu cukup untuk tidur. Selama bulan Ramadhan, kamu mungkin akan memiliki kegiatan ibadah pada malam hari hingga shubuh. Oleh karena itu, kamu perlu memberikan tubuhmu kesempatan untuk tidur pada malam hari dan tidur siang. Tidur siang merupakan hal yang penting untuk mengembalikan stamina tubuh setelah bekerja maupun latihan.

Keempat, jangan buka puasa dengan banyak karbohidrat dan makan dengan jumlah normal. Setelah berpuasa, hindari ajang balas dendam dengan konsumsi berlebihan. Sebaliknya, setelah sekitar 13-14 jam berpuasa, kamu harus memperlakukan lambungmu dengan baik. Selama puasa, lambung mu berada dalam mode tidur dan perlu ‘terbangun’ perlahan dengan konsumsi segelas air dan 2-3 buah kurma. Jika tidak, hal ini dapat menyebabkan mual, muntah, hingga diare.

Kelima, hindari konsumsi kafein dan perbanyak konsumsi air. Tubuh membutuhkan air yang banyak agar terhindar dehidrasi. Kamu perlu minum air yang cukup selama sahur maupun berbuka untuk menjaga hidrasi tubuhmu. Sedangkan mengkonsumsi kafein justru dapat menyebabkan dehidrasi dan pusing.

Keenam, makan pada waktu yang pagi sebelum shubuh. Kamu perlu membiasakan sahur pada waktu pagi hari sebelum shubuh. Kamu perlu menghindari kebiasaan makan pada malam hari untuk menghindari kelebihan makan dan menjaga gula darah yang dapat mengarah ke diabetes.

Ketujuh, sikat gigimu. Meskipun kamu berpuasa, kamu tetap perlu menjaga kesehatan gigimu. Pastikan kamu menyikat gigimu pada malam hari dan setelah sahur agar terhindar dari nyeri gigi maupun bau mulut tak sedap.

[ZNK]

Sumber

Ahmed, A. (2016). Tips on how to stay on track with fasts, fitness and food during Ramadan. Retrieved from The National: https://www.thenational.ae/lifestyle/wellbeing/tips-on-how-to-stay-on-track-with-fasts-fitness-and-food-during-ramadan-1.219380

Bell, J. (2015). Break fast gradually to avoid severe stomach problems. Retrieved from The National: https://www.thenational.ae/uae/health/break-fast-gradually-to-avoid-severe-stomach-problems-1.18280

Nair, R. (2018). How to exercise and stay healthy while fasting this Ramadan. Retrieved from CBC News: http://www.cbc.ca/news/canada/british-columbia/how-to-exercise-and-stay-healthy-while-fasting-this-ramadan-1.4663912

Taylor, M. (2014). How to stay healthy while fasting. Retrieved from Health Talk: https://www.healthtalk.umn.edu/2014/06/27/how-to-stay-healthy-while-fasting-ramada/

 

 

Artikel Terbaru